Jelang HUT RI Ke-77 Polsek Banyuates Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Masyarakat Dan Pengguna Jalan

Maduraterkini.net, Sampang – Dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun 2022, Polsek Banyuates Sampang membagikan bendera merah putih kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melewati depan Mapolsek Banyuates, Selasa (16/08/2022) pukul 08.30 Wib.

Kegiatan pembagian bendera merah putih dipimpin langsung Kapolsek Banyuates Iptu Rizky Akbar Kurniadi S.TK, S.IK, M.Si dan diikuti seluruh personil Polsek Banyuates.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Masyarakat dan pengguna jalan yang lewat di depan Mapolsek Banyuates di berhentikan petugas untuk diberikan bendera merah putih agar di pasang di rumah dan kendaraan.

Bendera ukuran kecil di bagikan kepada pengendara sepeda motor dan mobil roda empat sedangkan bendera ukuran sedang di berikan kepada pengemudi kendaraan truck untuk di pasang di kendaraannya masing-masing.

Kapolres Sampang AKBP Arman S.IK, M.Si yang di wakili Kapolsek Banyuates Iptu Rizky Akbar Kurniadi S.TK, S.IK, M.Si menyampaikan kepada awak media bahwa pembagian bendera merah putih untuk masyarakat sejalan dengan gerakan pemerintah pusat yang membagikan 10 juta bendera.

Iptu Rizky Akbar juga menuturkan bahwa tujuan pembagian bendera merah putih adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air masyarakat sekaligus bentuk penghargaan kepada para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan Indonesia.

Kapolsek Banyuates menyatakan sebanyak 500 bendera ukuran kecil, sedang dan besar dibagikan kepada masyarakat pejalan kaki, pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan roda empat atau lebih untuk menyemarakkan perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 tahun 2022.

Iptu Rizky Akbar juga mengajak seluruh masyarakat khususnya yang berdomisili di Kecamatan Banyuates untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan dengan mengibarkan bendera merah putih, pemasangan umbul-umbul dan lampu hias di depan rumah sampai tanggal 31 Agustus 2022. (Zyd)

Baca Juga :  Gubernur Jatim Minta Pengusaha Tidak Bayar Upah Dibawah UMP